Indonesia Sambut Baik Gencatan Senjata Iran dan AS, Harap Berlanjut ke Upaya Damai Permanen

Date:

JAKARTA, INDOWEEK.ID— Pemerintah Indonesia menyambut baik kesepakatan Iran dan Amerika Serikat (AS) untuk melakukan gencatan senjata setelah berkonflik selama sebulan terakhir.

Indonesia memandang langkah ini dapat mendorong deeskalasi global dan mencerminkan itikad baik kedua belah pihak untuk menyelesaikan konflik melalui jalur diplomasi. Selain itu, Indonesia juga berharap bahwa upaya ini bisa menjadi awal baik untuk menuju perdamaian permanen antara kedua belah pihak.

“Pemerintah Indonesia menyambut baik kesepakatan genjatan senjata yang telah diumumkan selama dua minggu antara Amerika Serikat dan Iran,” ujar Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Yvonne Mewengkang, Rabu (8/4).

“Perkembangan ini tentunya mencerminkan adanya upaya dari para pihak-pihak yang terkait untuk tetap membuka ruang diplomasi, guna mendorong deeskalasi,” imbuhnya.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Yvonne Mewengkang
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Yvonne Mewengkang

Yvonne mengatakan bahwa Indonesia memandang momentum ini sebagai langkah awal positif yang dapat mendorong penyelesaian damai secara berkelanjutan.

Ia menambahkan bahwa Indonesia akan terus menekankan pentingnya seluruh pihak untuk menahan diri secara maksimal, menghormati kedaulatan dan integritas teritorial, serta mengutamakan dialog dan diplomasi dalam menyelesaikan konflik.

Oleh karena itu, pemerintah akan terus mendukung setiap upaya diplomasi yang konstruktif, termasuk yang dapat berkembang menjadi penyelesaian yang bersifat permanen serta mengedepankan perlindungan warga sipil.

“Terus kita berulang kali bahwa dialog dan diplomasi merupakan satu-satunya jalan untuk penyelesaian konflik,” imbuh dia.

Sebelumnya, pada Selasa (7/4), Presiden AS Donald Trump mengumumkan bahwa Iran dan AS telah menyepakati gencatan senjata selama dua pekan setelah aksi saling serang sejak 28 Februari 2026. Kesepakatan tersebut antara lain terkait pembukaan jalur pelayaran di Selat Hormuz oleh Iran.

Sementara itu, Iran juga mengajukan 10 poin tuntutan sebagai syarat gencatan senjata, di antaranya meliputi kontrol berkelanjutan Iran atas Selat Hormuz, pencabutan sanksi primer terhadap Iran, serta penarikan pasukan tempur AS dari kawasan.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Share post:

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Sepuluh Pekerja Migran Asal Bengkulu Raih Peluang Kerja di Sektor Perhotelan Jepang

BENGKULU, INDOWEEK.ID– Penyerapan tenaga kerja terampil asal Indonesia di...

Polemik Royalti Rp 25 Juta, Ikke Nurjanah Tagih Transparansi LMKN

DEPOK, INDOWEEK.ID– Ketua Anugrah Royalti Dangdut Indonesia (ARDI), Ikke...

Momen Seru Fuji Ajak Gala Sky ke Kebun Binatang, Asyik Beri Makan Kapibara hingga Kuda Nil

JAKARTA,INDOWEEK.ID – Selebritas internet Fujianti Utami Putri atau yang...

Harga TBS Sawit Bengkulu Rp 3.463 Per Kg, Wagub Mian: Masih Tertinggal dari Riau

BENGKULU, INDOWEEK.ID – Wakil Gubernur Bengkulu, Mian, menyoroti harga...