Bukan Sekadar Peluncuran Biasa: ISRO India Sukses Orbitkan Satelit Raksasa AS BlueBird Block-2

Date:

INDOWEEK, NEW DELHI — Organisasi Penelitian Luar Angkasa India (ISRO) kembali mengukuhkan posisinya sebagai raksasa baru dalam industri antariksa global. Menggunakan roket terberat kebanggaannya, Launch Vehicle Mark-3 (LVM-3), ISRO sukses meluncurkan BlueBird Block-2, satelit komunikasi komersial terbesar yang pernah disebarkan di Orbit Rendah Bumi (Low Earth Orbit/LEO).

Peluncuran ini bukan sekadar misi rutin. Ini adalah simbol kepercayaan tingkat tinggi dari Amerika Serikat kepada India. Sebuah perusahaan AS berani menitipkan aset strategis terbesarnya pada roket India, menegaskan bahwa reputasi ISRO kini telah melampaui sekadar opsi “biaya murah”, melainkan mitra yang andal.

Rekam Jejak LVM-3: ‘The Heavy Lifter’

Kepercayaan ini tidak dibangun dalam semalam. LVM-3, kendaraan peluncur yang membawa BlueBird, memiliki rekam jejak tanpa cela. Roket ini sebelumnya sukses membawa misi pendaratan ke Bulan, meluncurkan konstelasi satelit internet global OneWeb, dan menempatkan satelit komunikasi terbesar India ke orbit. Misi demi misi diselesaikan dengan presisi tinggi.

“Pilihan AS ini berbicara banyak tentang status global ISRO. Kredibilitas ISRO datang dari keberhasilan melakukan hal-hal sulit secara berulang-ulang,” tulis analisis industri terkait peluncuran ini.

Statistik Mengesankan: 232 Satelit AS

Data menunjukkan dominasi India yang kian tak terbantahkan. Sejak 2014, ISRO tercatat telah meluncurkan lebih dari 360 satelit asing untuk 34 negara.

Yang menarik, klien terbesar mereka justru datang dari pasar yang paling maju dan ketat soal risiko:

  • Amerika Serikat: 232 satelit
  • Inggris: 83 satelit
  • Singapura: 19 satelit
  • Kanada: 8 satelit

Dunia juga masih mengingat momen bersejarah pada 2017, ketika ISRO memecahkan rekor dunia dengan meluncurkan 104 satelit sekaligus dalam satu misi. Sebuah demonstrasi skala operasi dan presisi ekstrem yang membungkam keraguan banyak pihak.

Aliansi Sains Strategis

Kepercayaan global terhadap India kini meluas dari sektor komersial ke sains tingkat tinggi. Juli 2025 lalu, NASA dan ISRO sukses meluncurkan misi gabungan NISAR.

Satelit observasi Bumi tercanggih ini menggunakan radar ganda untuk melacak perubahan iklim, bencana alam, dan pergeseran ekosistem. Data dari NISAR kini menjadi rujukan negara-negara di seluruh dunia.

Dengan peluncuran BlueBird Block-2 ini, pesan India kepada dunia sangat jelas: ISRO bukan lagi pemain pinggiran. Dalam kontinum penerbangan luar angkasa—mulai dari peluncuran komersial, observasi Bumi, hingga misi manusia—kekuatan global kini memilih India sebagai mitra utama di jantung ekosistem antariksa.***

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Share post:

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Menkeu Beberkan Kondisi APBN: Uang Kita Masih Banyak

JAKARTA, INDOWEK.ID— Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan Anggaran...

Sempat Tak Punya Ongkos, Ibu Ini Kembali Sekolahkan Anak Berkat Asrama Gratis Sekolah Rakyat

PATI, INDOWEEK.ID-  Sawinah hidup dalam keterbatasan. itu menempati rumah beratap...

Indonesia dan 7 Negara Muslim Kecam Tindakan Provokatif dan Pengibaran Bendera Israel di Masjid Al-Aqsa

JAKARTA, INDOWEEK.ID — Indonesia bersama tujuh negara mayoritas Muslim...

Hampir 10 Ribu Jemaah Tiba di Madinah, Layanan Haji Terpadu Bikin Proses Makin Cepat

JAKARTA, INDOWEEK.ID- Penyelenggaraan ibadah haji 1447 H/2026 M terus...