INDOWEEK- Di usia 66 tahun, maestro hiburan Simon Cowell baru-baru ini mengklaim mampu melakukan 1.000 kali push-up setiap hari. Angka yang fantastis, bahkan mungkin terdengar mustahil bagi kebanyakan orang.
Namun, Anda tidak perlu menjadi Simon Cowell untuk disebut bugar. Pertanyaannya sekarang: sebenarnya berapa standar normal push-up yang seharusnya bisa dilakukan seseorang berdasarkan usianya?
Dilansir dari Metro.co.uk, push-up bukan sekadar pamer otot dada atau lengan di gym. Gerakan ini adalah indikator utama kekuatan tubuh bagian atas (upper body) yang fungsional. Otot yang terlatih dari gerakan ini akan membantu Anda mengangkat koper berat ke kabin pesawat, memperbaiki postur bungkuk, hingga kemampuan untuk bangkit berdiri sendiri jika terjatuh di masa tua.
Dua pelatih kebugaran profesional, Joseph Webb dan Scott Harrison, membeberkan standar idealnya kepada publik. Namun ingat, teknik yang benar jauh lebih penting daripada sekadar mengejar angka.
Standar Usia 20-an: Puncak Kekuatan Di usia emas ini, tubuh berada dalam kondisi prima.
- Pria: Rata-rata 30-43 repetisi. (Di atas 54 masuk kategori Excellent)
- Wanita: Rata-rata 15-29 repetisi. (Di atas 48 masuk kategori Excellent)
- Standar Usia 30-an Memasuki usia kepala tiga, target sedikit menurun namun tetap menuntut stamina.
- Pria: Rata-rata 20-34 repetisi.
- Wanita: Rata-rata 10-24 repetisi.
Standar Usia 40-an “Banyak orang bilang saat tua semua jadi sulit. Itu tidak berlaku jika Anda rutin berlatih sejak muda,” ujar Scott Harrison.
- Pria: Rata-rata 15-28 repetisi.
- Wanita: Rata-rata 6-19 repetisi.
- Standar Usia 50-an
- Pria: Rata-rata 10-24 repetisi.
- Wanita: Rata-rata 3-14 repetisi.
Standar Usia 60 ke Atas Di fase ini, menjaga mobilitas adalah kunci.
- Pria: Rata-rata 6-19 repetisi.
- Wanita: Rata-rata 1-12 repetisi.
- Kualitas di Atas Kuantitas
Joseph Webb menekankan, jangan memaksakan diri mengejar angka jika teknik Anda berantakan. Push-up dengan punggung melengkung atau gerakan setengah-setengah hanya akan mengundang cedera.
“Jika seseorang belum bisa melakukan push-up penuh dengan teknik solid, melakukan push-up lutut (kneeling push-up) dengan sempurna adalah pencapaian yang jauh lebih bermakna,” jelas Joseph.
Sementara itu, Scott Harrison mengingatkan agar tidak terobsesi melakukan 1.000 kali sehari seperti Simon Cowell. Menurutnya, jumlah ekstrem tersebut justru berisiko menyebabkan cedera regangan berulang (repetitive strain injuries) pada sendi.
Yang terpenting adalah konsistensi. Olahraga harus menjadi harga mati.
“Setiap minggu, mulai sekarang sampai akhir hayat, Anda harus berolahraga. Kecuali Anda ingin menghabiskan masa tua dengan alat bantu pegangan di toilet atau kursi khusus di kamar mandi,” pungkas Scott menohok.
Jadi, sudah siap menggelar matras dan menghitung kemampuan Anda hari ini? ***

