INDOWEEK, DENPASAR – Wakil Ketua Komisi X DPR RI, MY Esti Wijayati, mengeluarkan peringatan keras kepada seluruh perguruan tinggi di Indonesia untuk memberikan perlindungan akademik bagi mahasiswa yang keluarganya terdampak bencana alam.
Esti menegaskan, “jaring pengaman” kampus tidak boleh hanya menyasar mahasiswa yang berada di lokasi bencana, tetapi juga mahasiswa perantau yang kini kehilangan penopang ekonomi akibat musibah di kampung halaman.
Politisi PDI-Perjuangan ini menyoroti risiko terburuk yang mengintai para mahasiswa tersebut: Drop Out (DO).
“Mereka harus dijaga betul, jangan sampai ada DO. DO bisa terjadi karena skripsi tertunda, atau tidak bisa mengikuti ujian akhir semester, dan hal lainnya. Ini harus ada perlakuan khusus,” tegas Esti saat melakukan kunjungan kerja di Universitas Udayana, Bali.
Negara Harus Hadir: Opsi Gratiskan UKT
Esti mendesak pihak kampus untuk menerapkan dispensasi akademik hingga pembebasan biaya kuliah. Menurutnya, di saat orang tua mahasiswa sedang bertaruh nyawa atau kehilangan harta benda karena bencana, negara dan institusi pendidikan wajib mengambil alih tanggung jawab pendidikan mereka.
Ia mencontohkan praktik baik di Universitas Negeri Surabaya (Unesa) dan Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) yang berani menggratiskan Uang Kuliah Tunggal (UKT) bagi mahasiswanya yang terdampak bencana.
“Kalau mereka tidak bisa membayar uang kuliah, negara harus hadir. Kampus bisa bergotong royong. Itu menunjukkan komitmen nilai-nilai Pancasila,” cetusnya.
Data Mahasiswa Terdampak
Dalam dialog tersebut, Rektor Universitas Udayana melaporkan indikasi adanya 120 mahasiswa di kampusnya yang berasal dari wilayah bencana. Pihak kampus kini tengah memverifikasi data tersebut untuk memastikan bantuan tepat sasaran.
Esti menilai, pendataan cepat adalah kunci. Jangan sampai mahasiswa merasa berjuang sendirian di tanah rantau sementara keluarganya sedang susah.
“Jangan biarkan mereka sendiri, jangan biarkan mereka putus asa. Kita harus memberi semangat bahwa kita bersaudara. Selesaikan kuliahmu dengan baik, tatap masa depanmu,” pungkas Esti memberikan dukungan moral.***

